Intip Perbedaan Mekanisme Katup OHV, SOHC dan DOHC

02 Oktober 2025

account iconAdmin

Perbedaan Ohv Dan Ohc

Bagikan

OHV (Overhead Valve)

OHV adalah singkatan dari Overhead Valve, sering juga disebut pushrod engine. Mekanisme ini menempatkan camshaft di dalam blok mesin, bukan di kepala silinder. 

Pergerakan camshaft diteruskan ke katup melalui batang penekan (pushrod) dan rocker arm.

1. Karakteristik OHV: 

  • Camshaft berada di blok mesin.
  • Menggunakan pushrod untuk menghubungkan camshaft dengan katup.
  • Biasanya hanya memiliki 2 katup per silinder (1 intake dan 1 exhaust).

2. Kelebihan OHV

  • Konstruksi sederhana dan kokoh, cocok untuk mesin dengan torsi besar seperti truk dan kendaraan off-road.
  • Biaya produksi lebih murah dibandingkan SOHC atau DOHC.
  • Durabilitas tinggi, bisa bertahan lama dengan perawatan tepat.

3. Kekurangan OHV

Baca Juga : Bagaimana Sih Posisi Kaca Spion Mobil yang Ideal?

  • Putaran mesin terbatas karena pergerakan katup lebih berat akibat banyaknya komponen (pushrod dan rocker arm).
  • Kurang efisien dalam menghasilkan tenaga besar pada putaran tinggi.
  • Desain mesin kurang fleksibel untuk penggunaan banyak katup per silinder.

SOHC (Single Overhead Camshaft)

SOHC adalah singkatan dari Single Overhead Camshaft. Sesuai namanya, tipe ini hanya menggunakan satu camshaft yang terletak di kepala silinder. Camshaft menggerakkan katup secara langsung melalui rocker arm atau langsung ke valve lifter.

1. Karakteristik SOHC

  • Camshaft berada di atas kepala silinder.
  • Biasanya bisa mengatur 2 atau 3 katup per silinder.
  • Lebih ringan dibandingkan OHV karena tidak menggunakan pushrod.

2. Kelebihan SOHC

  • Lebih responsif pada putaran menengah hingga tinggi dibanding OHV.
  • Konstruksi lebih sederhana dibanding DOHC karena hanya satu camshaft.
  • Biaya perawatan lebih murah dibanding DOHC.

3. Kekurangan SOHC

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon