Tips & Trik

Panduan Lengkap: Cara Membuat SIM Online dengan Mudah

08 Januari 2026

account iconAdmin

Sim Online1

Bagikan

Hasil nilai ujian akan menentukan layak tidaknya seseorang mendapatkan SIM. Itulah sebabnya, kehadiran pada saat ujian menjadi salah satu syarat utama untuk memperoleh SIM. 

Melalui ujian teori kemampuan peserta dalam memahami rambu-rambu lalu lintas akan dinilai. Proses pengerjaan ujian teori biasanya dilakukan melalui perangkat komputer yang disediakan oleh pihak KORLANTAS. 

Sedangkan untuk menguji kemampuan peserta dalam mengendalikan kendaraan secara langsung, dilakukan pada ujian praktik. 

Anda dapat melakukan ujian praktik jika sudah lolos ujian teori. Bagi yang belum lolos, diharuskan mengikuti ujian ulang hingga hasilnya lolos. 

5. Berkas Khusus untuk SIM Tertentu

Ada syarat khusus bagi yang ingin membuat jenis SIM tertentu. Misalnya, pembuatan SIM B1 yang mengharuskan pendaftar memiliki SIM A yang sudah berlaku minimal selama 12 bulan.

Untuk mengajukan pembuatan jenis SIM B2, pendaftar harus memiliki SIM B1 yang sudah aktif minimal selama 12 bulan. 

Sedangkan untuk membuat jenis SIM umum, pendaftar diwajibkan mempunyai surat khusus berupa SKUKP (Surat Keterangan Uji Klinik Pengemudi). 

Dengan mengetahui syarat pembuatan SIM secara rinci, Anda tidak perlu bolak-balik melakukan registrasi karena berkas persyaratan yang kurang lengkap. 

Biaya untuk Membuat SIM  

Baca Juga : Pentingnya Manual Book: Panduan Merawat dan Mengoperasikan Mobil

Jika berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP biaya SIM paling murah adalah Rp50.000 dan paling mahal Rp120.000. Berikut informasi lengkapnya:

  1. Untuk SIM A, SIM B1, dan SIM B2 perlu biaya Rp120.000 
  2. Untuk SIM C, SIM C1, SIM C2 perlu biaya Rp100.000
  3. Untuk SIM D, SIM D1 perlu biaya Rp50.000  

Selain biaya penerbitan SIM, Anda juga perlu membayar beberapa hal seperti tes kesehatan, asuransi, dan tes psikologi.  

Mengapa Pembuatan SIM Perlu Tes Kesehatan dan Ujian?

Baik pembuatan SIM konvensional maupun SIM online tetap membutuhkan tes kesehatan dan ujian. Untuk tes kesehatan ada fisik dan psikologi. 

Tes kesehatan fisik terdiri dari kemampuan mendengar, melihat, tes buta warna, dan rangkaian medical check up dasar lainnya.  

Apabila kondisi fisik peserta bagus, maka akan dinyatakan layak untuk mengendarai kendaraan. Peserta juga harus tes psikologi untuk memastikan kondisi psikis peserta sehat.

Kemudian peserta mengikuti ujian teori yang mengukur kemampuan peserta dalam memahami aturan dan rambu lalu lintas. 

Ada juga ujian praktik yang menilai peserta terkait kemampuan mereka dalam mengontrol kendaraan secara langsung. Ujian praktik hanya dilakukan ketika Anda sudah lulus ujian teori.

Demikian terkait informasi membuat SIM online. Kini semakin mudah dan tidak ada alasan lagi “ribet” sehingga malas untuk membuat SIM. Buatlah SIM agar Anda aman dalam berkendara.        

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat