Wajib Tahu! Risiko Potong Per pada Shockbreaker Mobil

03 November 2024

account iconAdmin

Cropped Image1730619454850

Bagikan

Jika Anda memotong bagian per, maka risiko yang akan terjadi yakni berkurangnya pergerakan dengan bagian shockbreaker. Dampaknya, bagian shockbreaker menjadi lebih sering mentok dan rawan mengalami kerusakan.

4. Berkurangnya Kinerja Mobil

Modifikasi pemotongan per sering kali disebabkan oleh keinginan meningkatkan kinerja mobil. Dalam aspek tertentu, kinerja mobil dapat meningkat meski tidak secara signifikan.

Namun di sisi lain, dampak negatifnya justru lebih banyak dan perlu benar-benar dipertimbangkan.

Per yang telah dipotong akan mengalami penurunan kinerja, khususnya untuk bagian shockbreaker mobil, dan hal ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan dalam berkendara.

Selain itu, jika per dipotong, bagian damper akan mengalami perbedaan antara jarak bawah dan atasnya. Hal ini selanjutnya membuat per semakin tidak pas serta pengunciannya tidak maksimal, bahkan bisa sampai keluar dari damper.

Dampak selanjutnya, jika Anda berkendara dalam kecepatan tinggi, maka mobil bisa saja menjadi oleng atau sulit untuk dikendalikan, seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya.

Jadi, jika dilihat dari segi kinerja, pemotongan per ini justru memiliki berbagai dampak negatif terhadap kinerja mobil.

Baca Juga : Ini yang Terjadi Saat Mobil Pakai Oli Palsu dalam Jangka Panjang

5. Risiko Per Patah

Selain berisiko per tidak pas atau tidak terkunci dengan optimal, ada pula risiko per patah yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Ini adalah bahaya paling buruk dari modifikasi per.

Kondisi per yang patah bisa sangat berisiko bagi pengguna mobil, karena bisa menyebabkan mobil terbalik di tengah perjalanan.

Risiko ini tentu sangat fatal bagi pengendara dan penumpang, serta bisa menyebabkan kecelakaan beruntun jika terjadi di jalan yang ramai.

6. Mengurangi Usia Pakai Shockbreaker Mobil dan Berbagai Komponen Lain

Risiko lainnya dari pemotongan per yakni dapat mengurangi usia pakai dari berbagai komponen mobil. Tentunya, shockbreaker adalah komponen yang paling terdampak.

Komponen ini nantinya akan dipaksa untuk bekerja dengan jauh lebih keras jika per dipotong. Shockbreaker juga akan dipaksa untuk menahan beban yang jauh lebih berat, karena mobil akan menjadi semakin rendah posisinya.

Hal ini bisa membuat komponen shockbreaker menjadi cepat rusak atau berkurang masa pakainya. Selain shockbreaker, komponen lainnya yang juga harus bekerja lebih keras akan rentan terhadap risiko kerusakan.

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon