Ternyata Berbeda, Ini Perbedaan Kompresi dan Rasio Kompresi
29 Januari 2021
Admin
Bagikan
Rasio yang menunjukkan jumlah tinggi maka akan mempengaruhi kandungan reset oktan number pada bahan bakar yang sedang digunakan. Apabila research octane number ini dalam jumlah besar maka mesin pada mobil akan rentan mengalami detonasi.
Perbandingan rasio ini dapat dilihat dari besar silinder yang ada pada mobil. Setiap mobil mempunyai besaran silinder yang berbeda, sehingga pengukuran rasio ini harus dilakukan dengan seksama. Pemilihan bahan bakar yang tepat untuk mobil juga menentukan perbandingan piston tersebut.
Rekomendasi BBM yang Tepat
Kendaraan bermotor tidak boleh menggunakan bahan bakar yang sembarangan. Ada beberapa jenis bahan bakar untuk kendaraan bermotor namun dalam penggunaannya harus disesuaikan dengan karakteristik mesin.
Jenis bahan bakar kendaraan bermotor yang berlaku di setiap negara tidak sama. Di Indonesia ada 4 jenis bahan bakar kendaraan bermotor yang dapat digunakan. Bahan bakar kendaraan bermotor yang berlaku di Indonesia antara lain adalah pertalite, Pertamax, premium, dan pertamax turbo.
Setiap bahan bakar kendaraan bermotor yang berlaku di Indonesia disesuaikan dengan spesifikasi mesin masing-masing. Kecocokan bahan bakar dengan spesifikasi mesin ini dapat ditentukan melalui oktan yang diukur dengan membandingkannya dengan rasio pada kompresi.
Baca Juga : Cara Tepat Mencuci Mobil Hingga Membersihkan Ke Bagian Mesin
Penilaian Menggunakan Oktan
Oktan salah satu molekul yang menyusun di bahan bakar kendaraan bermotor. Jumlah oktan yang ada di dalam bahan bakar kendaraan akan menentukan besarnya tekanan yang dapat dihasilkan. Apabila oktan dalam jumlah rendah berarti bahan bakar dapat di-starter campur secara cepat dengan udara.
Hubungan antara oktan dengan rasio pada kendaraan bermotor adalah untuk mengetahui seberapa besar emisi yang akan dihasilkan dari pembakaran bahan bakar. Kendaraan yang mempunyai rasio lebih tinggi maka akan bisa menghasilkan emisi yang rendah.
Penggunaan bahan bakar yang salah akan menyebabkan kerusakan mesin dapat terjadi lebih cepat. Akibatnya adalah mesin mobil tidak bisa digunakan untuk melaju dengan kecepatan tinggi. Kemungkinan buruk lainnya yang bisa diterima dalam mesin mobil akan mati total.
Pilihan Bahan Bakar untuk Mesin
Pada umumnya setiap pabrik mobil sudah mencantumkan jenis bahan bakar yang dapat digunakan untuk kendaraan. Hal ini membuat pemilik mobil seharusnya mengikuti anjuran bahan bakar yang sudah ditentukan dari pabrik tersebut.