Sistem Transmisi: Jenis, Komponen dan Cara Kerjanya

12 Februari 2026

account iconAdmin

Transmisi

Bagikan

Di dalam CVT umumnya ada sepasang pulley. Komponen tersebut mengikuti putaran mesin dari mobil. Pulley disambungkan oleh sabuk baja untuk menggerakkannya. 

Sistem transmisi CVT makin populer karena konsumsi bahan bakar yang dihasilkan lebih baik jika dibandingkan torque converter. 

Kelebihan lainnya dari sistem transmisi CVT adalah perpindahan gigi yang halus, nyaman digunakan, suara mesin tidak berisik, bahan bakar irit, dan putaran mesin terjaga baik..

Sementara itu untuk kekurangannya antara lain: Lamban saat dikendarai, tidak cocok untuk performa ugal-ugalan, penggantian oli berkala, kurang cocok untuk medan tanjakan yang tajam.

5. Sistem Transmisi Otomatis Automatic Gear Shift 

Konsep dari sistem transmisi automatic gear shift adalah mengintegrasikan aktuator hidrolik yang proses operasinya lewat Electronic Control Unit (ECU) dan Transmission Control Module (TCM). ‘

Keduanya bertugas sebagai pengontrol kinerja kopling dan perpindahan gigi. Proses tersebut disesuaikan dengan putaran dari mesin. 

Baca Juga : Kenali Lebih Dekat Apa itu Nozzle serta Fungsinya

Cara kerjanya memang mirip dengan sistem transmisi manual, yang membedakan dalam transmisi ini tidak ada pedal ketiga. 

Komponen-Komponen Utama di dalam Sistem Transmisi Mobil

sistem_transmisi

Walaupun terdapat banyak jenis sistem transmisi, tetapi secara umum terdapat komponen utama yang dimiliki semua jenis transmisi. Berikut beberapa komponen utama yang dapat Anda temukan di dalam sistem transmisi:

1. Main Gear 

Komponen pertama ada main gear yang letaknya di main shaft. Terdapat perantara bearing di sana. 

Untuk jumlahnya sesuai dengan tingkat kecepatan yang dimiliki transmisi. Fungsi main gear sendiri memungkinkan kesesuaian  tingkat kecepatan gear ratio dan counter gear. 

2. Counter Gear 

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon