Shockbreaker Mobil Berbunyi? Kebiasaan Ini Penyebabnya

06 Desember 2024

account iconAdmin

Cropped Image1733459677427

Bagikan

5. Mengabaikan Kondisi Ban

Ban yang aus atau tekanan angin yang tidak sesuai dapat memengaruhi kinerja shockbreaker. Ketidakseimbangan ban menyebabkan suspensi bekerja lebih keras untuk menjaga stabilitas kendaraan.

Oleh karena itu, periksa tekanan angin dan kondisi ban secara rutin. Pastikan tekanan sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan ganti ban yang sudah aus.

Cara Mendeteksi Potensi Kerusakan Shockbreaker

Cara Mendeteksi Potensi Kerusakan ShockbreakerFreepik.com

Mendeteksi kerusakan shockbreaker sejak dini akan mencegah masalah lebih besar di kemudian hari. Berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui apakah shockbreaker Anda mulai bermasalah:

1. Perhatikan Suara Saat Berkendara

Baca Juga : Jangan Cepat Percaya! Mitos tentang Mobil Matic

Jika Anda mendengar suara aneh seperti decitan, ketukan, atau bunyi "gluduk" saat melewati jalan bergelombang, ini bisa menjadi tanda shockbreaker bermasalah. Bunyi tersebut sering kali muncul akibat keausan pada bushing atau cairan di dalam shockbreaker yang mulai bocor.

Untuk merespon hal ini, Anda bisa mendengarkan dengan seksama saat melewati jalan berlubang atau polisi tidur. Jika suara semakin keras, segera periksa ke bengkel untuk memastikan kondisinya.

2. Uji Stabilitas Mobil

Mobil yang memiliki shockbreaker rusak akan terasa lebih bergoyang atau tidak stabil saat melintasi jalan yang tidak rata. Untuk mengetesnya, coba dorong bagian depan atau belakang mobil dengan kuat. Jika mobil terus bergoyang lebih dari dua kali, itu tanda shockbreaker sudah mulai lemah.

Selain itu, Anda dapat mengetesnya dengan memarkir mobil di tempat datar. Kemudian dorong bagian kap depan atau bagasi ke bawah dengan kuat dan lepaskan. Perhatikan apakah mobil kembali ke posisi semula dengan cepat atau terus bergoyang.

3. Periksa Kebocoran Oli pada Shockbreaker

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon