Perbedaan Antara Ban Tubeless dan Ban Biasa
16 Januari 2026
Admin
Bagikan
Udara akan keluar secara perlahan sehingga risiko ban langsung kempis dapat diminimalkan. Kondisi ini tentu meningkatkan aspek keselamatan berkendara.
Pada ban biasa, kebocoran pada ban luar atau ban dalam dapat menyebabkan tekanan angin turun secara drastis. Hal ini membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan, terutama jika kebocoran terjadi secara tiba-tiba.
3. Kenyamanan dan Stabilitas Berkendara
Ban tubeless cenderung memberikan kenyamanan lebih karena mampu menjaga tekanan angin lebih stabil. Hal ini berdampak pada respons kemudi yang lebih baik dan getaran yang lebih minim saat berkendara di berbagai kondisi jalan.
Sementara itu, ban biasa masih mampu memberikan kenyamanan yang cukup baik, namun lebih rentan terhadap perubahan tekanan angin. Jika tekanan tidak terjaga dengan optimal, kenyamanan dan kestabilan kendaraan dapat menurun.
Fungsi Ban Mobil dalam Mendukung Performa Kendaraan
Baik ban tubeless maupun ban biasa tetap memiliki fungsi utama yang sama sebagai bagian dari sistem keselamatan kendaraan. Berikut beberapa fungsi penting ban mobil yang perlu Anda pahami:
1. Menopang Beban Kendaraan
Ban mobil berfungsi menopang seluruh berat kendaraan, termasuk penumpang dan muatan. Struktur ban yang kuat dan tekanan angin yang sesuai memastikan beban terdistribusi secara merata.
Baca Juga : Bukan Cuma Hiasan, Ini Fungsi Talang Air Mobil Sebenarnya
2. Menjaga Traksi dengan Permukaan Jalan
Fungsi lain dari ban mobil adalah menjaga daya cengkeram terhadap permukaan jalan. Pola tapak ban dirancang untuk memberikan traksi optimal, baik pada kondisi jalan kering maupun basah.
3. Mendukung Kendali dan Stabilitas
Ban mobil berperan besar dalam menjaga stabilitas saat kendaraan berbelok, berakselerasi, maupun melakukan pengereman. Kondisi ban yang prima akan membantu sistem kemudi bekerja secara optimal.
Tanda-Tanda Ban Mobil Perlu Diganti
Agar keselamatan tetap terjaga, penting bagi Anda untuk mengenali tanda-tanda ban mobil yang sudah tidak layak digunakan. Beberapa indikasinya antara lain:
1. Ketebalan Tapak Menipis
Tapak ban yang menipis akan mengurangi daya cengkeram, terutama saat jalan basah. Kondisi ini meningkatkan risiko tergelincir dan memperpanjang jarak pengereman.