Mengenal Lebih Dekat Dengan Teknik Bubut
09 Januari 2026
Admin
Bagikan
Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap mengenai teknik bubut.
1. Prinsip Kerja Dasar Teknik Bubut
Prinsip kerja teknik bubut adalah benda kerja diputar, lalu pahat digerakkan lurus untuk memotongnya. Gabungan dua gerakan ini membuat proses pemotongan berjalan rapi, teratur, dan bisa dikendalikan.
Teknik bubut juga cukup fleksibel karena operator bisa mengatur kecepatan putar mesin, kedalaman pemotongan, dan posisi pahat. Pengaturan ini disesuaikan dengan jenis bahan agar hasilnya lebih maksimal.
2. Komponen Utama dalam Mesin Bubut
Mesin bubut memiliki beberapa bagian utama, seperti headstock, tailstock, carriage, dan chuck. Setiap bagian memiliki fungsi masing-masing untuk menjaga agar proses pembubutan berjalan stabil dan aman.
-
Headstock
Headstock adalah bagian mesin bubut yang berfungsi sebagai penggerak utama benda kerja. Di dalam headstock terdapat motor yang membuat benda kerja dapat berputar dengan kecepatan tertentu.
-
Tailstock
Baca Juga : 7 Tips Memilih GPS Tracker yang Tepat untuk Kendaraan
Tailstock berfungsi sebagai penyangga ujung benda kerja, terutama jika benda kerja berukuran panjang. Dengan adanya tailstock, benda kerja menjadi lebih stabil saat berputar.
-
Carriage
Carriage adalah bagian mesin bubut yang berfungsi sebagai dudukan dan penggerak pahat. Bagian ini memungkinkan pahat bergerak secara teratur sepanjang benda kerja.
-
Chuck
Chuck berfungsi sebagai alat penjepit benda kerja agar tidak bergeser atau terlepas saat mesin berputar. Chuck biasanya memiliki rahang yang bisa disesuaikan dengan ukuran benda kerja.
Dengan memahami fungsi tiap komponen, operator dapat menghasilkan potongan yang lebih presisi dan rapi. Dalam dunia kerja, ketelitian ini sangat penting dan harus selalu diperhatikan.
2. Material yang Umum Digunakan
Teknik bubut bisa digunakan untuk berbagai jenis bahan, seperti baja, aluminium, dan logam. Setiap material memiliki sifat yang berbeda, sehingga cara pemotongannya juga harus disesuaikan.
Pemilihan material yang tepat akan sangat mempengaruhi kualitas hasil akhir komponen. Oleh karena itu, sebelum proses bubut dilakukan, biasanya material dianalisis terlebih dahulu.