Kapan Ganti Oli yang Tepat untuk Motor yang Jarang Dipakai?
03 Maret 2026
Admin
Bagikan
1. Warna Oli Menghitam Pekat
Oli motor baru biasanya berwarna kuning keemasan. Jika warnanya sudah sangat gelap atau hitam pekat, itu tanda kualitasnya menurun.
2. Tekstur Lebih Kental atau Terlalu Encer
Perubahan viskositas menunjukkan oli motor sudah tidak optimal. Oli yang terlalu kental atau terlalu encer tidak mampu melindungi mesin dengan baik.
3. Mesin Terasa Kasar
Jika Anda merasakan getaran lebih kasar saat motor dinyalakan, bisa jadi oli motor sudah kehilangan kemampuan melumasi secara maksimal.
4. Muncul Bau Terbakar
Baca Juga : Meningkatkan Kenyamanan Pada Saat Mengendarai Motor Matik
Bau terbakar dari oli motor menandakan pelumas sudah terdegradasi akibat panas dan perlu segera diganti.
Dampak Terlambat Mengganti Oli Motor
Menunda penggantian oli motor bisa berdampak serius pada mesin, terutama jika motor jarang dipakai dan sering mengalami kelembapan tinggi. Risiko muncul karat, performa mesin menurun hingga berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.
Berikut beberapa dampak negatif oli terlambat diganti yang perlu Anda waspadai:
1. Risiko Karat pada Komponen Mesin
Campuran uap air dan oli lama dapat memicu karat pada bagian dalam mesin. Jika dibiarkan, kerusakan bisa semakin parah.
2. Performa Mesin Menurun
Oli motor yang sudah menurun kualitasnya tidak mampu mengurangi gesekan secara optimal. Akibatnya, performa mesin menjadi kurang responsif.
3. Konsumsi BBM Lebih Boros