Dial Indicator: Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya
09 Februari 2026
Admin
Bagikan
Dial indicator juga berfungsi sebagai alat bantu penyetelan, misalnya saat melakukan tramming pada mesin frais atau memastikan posisi alat potong berada pada sudut yang tepat. Dengan demikian, hasil pemesinan menjadi lebih rapi dan konsisten.
Bagian-Bagian Utama Dial Indicator
Untuk menggunakan dial indicator secara optimal, Anda perlu memahami komponen utama yang menyusunnya. Setiap bagian memiliki fungsi spesifik yang saling berkaitan.
1. Dial atau Skala Utama
Skala utama berbentuk lingkaran dan dilengkapi angka serta garis penunjuk yang menunjukkan nilai penyimpangan yang terukur. Ketelitian skala inilah yang menjadikan dial indicator unggul dalam pengukuran presisi.
2. Jarum Penunjuk
Jarum penunjuk akan bergerak mengikuti pergerakan plunger. Setiap pergerakan kecil pada jarum mencerminkan perubahan jarak yang sangat kecil pada benda kerja. Oleh karena itu, pembacaan jarum harus dilakukan dengan teliti.
3. Plunger atau Spindle
Plunger adalah bagian yang bersentuhan langsung dengan objek yang diukur. Ketika plunger terdorong atau tertarik, mekanisme internal akan menerjemahkan gerakan tersebut menjadi pergerakan jarum.
Baca Juga : Fungsi Kunci Pas Ring : Cara Penggunaan & Perbedaannya
Hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan kondisi plunger selalu bersih agar tidak memengaruhi akurasi pengukuran.
4. Bezel atau Ring Pengatur Nol
Bezel berfungsi untuk mengatur posisi nol pada skala. Dengan mengatur nol terlebih dahulu, pengguna dapat membandingkan perubahan nilai secara langsung tanpa perlu menghitung ulang dari awal.
5. Stem dan Dudukan (Mounting)
Bagian ini digunakan untuk memasang dial indicator pada magnetic base atau penyangga lainnya. Pemasangan yang stabil sangat penting untuk menghindari kesalahan pembacaan akibat getaran atau pergeseran alat.
Cara Menggunakan Dial Indicator dengan Benar
Setelah memahami fungsi dan komponennya, berikut langkah-langkah penggunaan dial indicator yang benar agar hasil pengukuran akurat dan dapat dipertanggungjawabkan:
Persiapan Awal
Sebelum melakukan pengukuran, pastikan lingkungan kerja bersih dan bebas dari getaran. Permukaan benda kerja juga harus dibersihkan dari debu, oli, atau serpihan logam yang dapat memengaruhi hasil ukur.