Kenali Lebih Dekat Apa Itu Dermaga dan Tipenya
07 Januari 2026
Admin
Bagikan
Dermaga adalah suatu sarana transportasi yang khusus beroperasi di lautan. Walaupun istilah tersebut umum digunakan, masih ada yang kebingungan mengenai perbedaan antara dermaga dan pelabuhan. Keduanya sama-sama beroperasi di laut.
Tetapi ada yang membedakan. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan berbagai informasi mengenai perbedaan dermaga, pelabuhan, tipe, hingga fungsi dari dermaga. Silakan disimak!
Definisi Dermaga
Dermaga adalah suatu struktur yang sengaja dibuat untuk digunakan sebagai tempat kapal-kapal melakukan sandar, menaikkan dan menurunkan penumpang, serta membongkar muat barang.
Umumnya dermaga dibangun menjorok ke arah laut dan merupakan bagian dari pelabuhan. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia V. dermaga adalah tembok yang rendah dan memanjang di tepi pantai dan menjorok ke lautan.
Dermaga berada di kawasan pelabuhan dan digunakan untuk pangkalan dan bongkar muat barang. Dermaga sendiri sudah ada sejak zaman dulu.
Mula-mula masyarakat membangun dermaga menggunakan kayu, pasir, dan batu. Sementara di Nusantara, dermaga sudah ada sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit.
Fungsi dermaga pada zaman tersebut adalah demi memperkuat proses perdagangan rempah-rempah dan menjalin hubungan diplomatik dengan negara lain.
Seiring berjalannya waktu, dermaga lebih modern dan mampu melayani kapal besar seperti kapal tanker, kapal kargo, dan kapal pesiar.
Umumnya bangunan dermaga terdiri atas balok yang ada di bagian atas. Kemudian ada lantai dan tiang pancang di permukaan bangunan. Rancangan tersebut untuk menahan gaya yang dihadapi bangunan karena tumbukan kapal dan beban selama kegiatan bongkar muat berlangsung.
Dimensi bangunannya sendiri berbeda-beda, berdasarkan jenis dan juga ukuran kapal yang merapat ke dermaga.
Definisi Pelabuhan
Sementara itu untuk definisi pelabuhan adalah fasilitas mirip terminal yang umumnya terletak di ujung laut. Bangunan tersebut digunakan untuk memindahkan kargo, penumpang, dan menerima kapal.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2021, pelabuhan merupakan tempat yang terdiri dari daratan dan atau perairan dengan batas tertentu.
Tempat tersebut digunakan sebagai tempat aktivitas pemerintahan dan pengusahaan yang digunakan oleh kapal untuk bersandar, naik turunnya penumpang, dan atau bongkar muat barang.
Terminal dan tempat berlabuhnya kapal dilengkapi dengan fasilitas terkait keselamatan dan keamanan dalam pelayaran dan kegiatan yang menunjang. Selain itu pelabuhan juga berfungsi sebagai tempat berpindahnya intra dan antarmoda transportasi.
Lebih mudahnya, perbedaan pelabuhan dan dermaga adalah, jika pelabuhan menyediakan keseluruhan kebutuhan transportasi dan juga distribusi maka dermaga menjadi bagian di dalam pelabuhan.
Berbagai Jenis Dermaga

Salah satu keistimewaan dermaga adalah memiliki banyak jenis. Berikut beberapa jenisnya:
1. Dermaga untuk Barang Umum
Fungsi dari dermaga ini adalah untuk kepentingan umum. Salah satunya memindahkan barang umum contohnya general cargo. Prosesnya pun lebih cepat dan mudah.
Salah satu contoh dermaga umum adalah dermaga yang berada di pelabuhan Gilimanuk, yakni pelabuhan yang menghubungkan transportasi laut Jawa dan Bali.
Dermaga di pelabuhan Gilimanuk, berfungsi untuk memindahkan muatan barang dan penumpang.
2. Dermaga untuk Kapal Ikan
Jenis dermaga kedua ini juga umum dibangun karena berfungsi sebagai tempat bersandar, singgah, dan memindahkan ikan dari kapal ikan. Jadi memang fungsi utama dermaga adalah untuk aktivitas perikanan.
3. Dermaga untuk Curah
Dermaga curah dimanfaatkan sebagai tempat untuk membongkar muatan barang curah. Umumnya barang curah tersebut dibawa dengan menggunakan ban berjalan atau conveyor belt.
Barang curah yang dimaksud adalah barang-barang pecah belah seperti kaca dan keramik.
4. Dermaga untuk Peti Kemas
Seperti namanya, fungsi dermaga peti kemas adalah untuk membongkar atau memindahkan muatan barang jenis peti kemas.
Umumnya pemindahan dan pembongkaran peti kemas akan dibantu oleh crane karena ukurannya yang cukup besar.
5. Dermaga untuk Marina
Dermaga marina digunakan sebagai tempat untuk kapal pesiar maupun speed boat singgah atau melakukan sandar. Dermaga satu ini banyak digunakan untuk kepentingan yang penting di area lautan.
6. Dermaga untuk Keperluan Khusus
Apabila ada barang-barang khusus yang harus dibongkar muat, maka bisa menggunakan dermaga khusus. Barang-barang yang dimaksud antara lain bahan bakar gas, bahan bakar minyak, dan lain sebagainya.
Macam-Macam Tipe Dermaga
Dermaga juga memiliki tipe yang berbeda-beda. Beberapa tipe dermaga tersebut antara lain:
1. Dermaga Struktur Dolphin
Dermaga ini mempunyai struktur mirip dolphin di bagian atas tiang pancangnya. Umumnya berlokasi di pantai dengan air yang landai. Dermaga dolphin dilengkapi dengan jembatan trestel dengan kedalaman yang telah disesuaikan dengan kebutuhan.
Pada dermaga tipe ini, bongkar muat barang akan dilakukan di area haluan dan bisa juga di buritan. Untuk menambatkan kapal, ada struktur khusus yang digunakan yakni breasting dan mooring yang tersambung dengan catwalk.
2. Dermaga Struktur Quay Wall
Struktur dari dermaga quay wall sejajar dengan pantai dengan wujud tembok besar. Tembok tersebut didirikan di atas pantai dengan material sheet pile baja, cassion beton, atau beton.
Dermaga quay wall juga disebut sebagai pelabuhan alam karena letaknya yang tidak landai dan tidak jauh.
Baca Juga : Pakai Ban Tubeless, Pengendara Motor Harus Tetap Waspada Ranjau Paku
3. Dermaga Tipe System Jetty
Disebut juga sebagai dermaga apung. Umumnya digunakan untuk kapal penumpang yang tidak terlalu membutuhkan konstruksi bersandar yang kuat.
Berbagai Fungsi Dermaga
Secara umum dermaga adalah fasilitas yang digunakan untuk melayani barang dan penumpang dengan kepentingan-kepentingannya, yakni:
1. Tempat Kapal Bersandar
Fungsi ini menjadi yang paling utama yakni menyediakan ruang yang aman untuk kapal melakukan sandar. Di dermaga, kapal akan melakukan kegiatan bongkar muat maupun menaik turunkan penumpang.
2. Sebagai Fasilitas Distribusi dan Logistik
Dermaga digunakan sebagai titik untuk melakukan distribusi barang dari darat ke laut, maupun laut ke darat. Barang-barang yang masuk dan keluar sangat bermacam-macam.
Mulai dari hasil pertanian, bahan bakar, kendaraan, kontainer dan lain sebagainya. Semua barang tersebut keluar dan masuk lewat dermaga.
3. Mendukung Aktivitas Ekonomi Lokal Maupun Nasional
Adanya fasilitas dermaga memungkinkan daerah pesisir untuk mengakses jalur perdagangan laut. Akhirnya dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi, lapangan pekerjaan, dan sektor-sektor yang mendukung.
4. Sebagai Fasilitas untuk Wisata
Di beberapa wilayah, dermaga digunakan untuk tempat sandar tempat khusus wisata. Misalnya Labuan Bajo, Bali, dan Kepulauan Seribu. Dengan demikian sektor pariwisata dapat berkembang lebih pesat.
Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membangun Dermaga?
Sebelum membangun dermaga, sebaiknya Anda memperhatikan terlebih dahulu kedalaman laut yang aman.
Dengan mempertimbangkan hal tersebut, kapal dan awak kapal bisa mendapatkan tempat yang aman untuk memindahkan atau membongkar barang. Selain itu ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan, yakni:
- Konstruksi harus dibangun menggunakan material yang kuat dan memiliki kemampuan untuk menahan korosi air laut.
- Pembangunan dermaga harus mempertimbangkan kondisi topografi dan gelombang. Topografi dari laut akan memengaruhi desain dermaga.
- Desainnya harus disesuaikan dengan fungsi.
- Jangan lupa untuk tetap memperhatikan tumbuhan dan hewan yang hidup di laut tersebut.
- Mengatur berbagai beban yang bekerja di area dermaga agar seimbang. Mengapa? Karena gelombang dari air laut bisa saja menyebabkan goyang.
- Material yang umum digunakan untuk pembangunan adalah baja. Ada juga yang melengkapinya dengan besi kuat. Keduanya dianggap mampu untuk menahan dan menopang beban berat.
Dermaga adalah fasilitas yang wajib ada di pelabuhan karena dapat mendukung kegiatan transportasi hingga perdagangan. Maka dari itu penting untuk membangun dermaga sesuai fungsi dengan struktur yang tepat.