Tips & Trik

Cara Mengetahui Rangka Motor Pernah Las atau Pernah Jatuh

27 Desember 2025

account iconAdmin

Cropped Image1766991811236

Bagikan

Sebelum Anda membeli motor bekas sebaiknya Anda melakukan inspeksi terhadap rangka motor. Apakah rangka motor tersebut pernah di las atau jatuh. 

Proses inspeksi ini penting agar memastikan bahwa rangka motor yang akan Anda beli masih layak untuk digunakan dan Anda pun tidak rugi ketika membelinya. 

Bagaimana cara mengetahui bahwa rangka motor pernah di las atau jatuh? Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan beberapa tips untuk mengetahuinya. Silakan disimak. 

Cara agar Tahu Bahwa Rangka Motor Pernah Dilas 

Kecelakaan dapat meninggalkan bekas pada motor. Jika kecelakaannya ringan mungkin kerusakannya kecil. Namun jika besar maka dapat menyebabkan beberapa kerusakan. 

Untuk mengetahuinya, Anda dapat mengecek rangka motor dengan cara berikut: 

1. Memeriksa Bagian Sasis   

Kecelakaan parah dapat memengaruhi rangka motor. Memang masih bisa diperbaiki dengan menggunakan metode press. Namun tidak ada jaminan kondisinya akan kembali seratus persen. 

Untuk mengganti rangka motor baru pun bukan perkara mudah karena pembeliannya harus dilakukan melalui dealer resmi. 

Sebelum membeli pun Anda harus memenuhi berbagai persyaratan dan tentunya proses tersebut membutuhkan waktu. 

Maka dari itu sebelum membeli motor bekas, tidak ada salahnya untuk cek rangka motor. Caranya dengan membongkar body motor. 

Anda perlu melihat apakah rangka motor sisi kiri dan kanannya masih lurus. Pastikan juga rangka motor berada di kondisi tengah atau center. Tidak bengkok maupun patah. 

Anda juga bisa melihat dari posisi roda bagian belakang dan depan untuk melihat kesejajarannya dengan rangka motor utama. 

Apabila ada kemiringan atau sudutnya tidak sesuai maka tandanya motor tersebut pernah terbentur dengan keras. 

Pengecekan tersebut penting karena berhubungan dengan kestabilan motor nantinya. Setelah itu, Anda perlu memerhatikan ujung belakang komponen sub frame. Ini khusus bagi Anda yang ingin membeli motor naked sport. 

Khawatirnya rangka motor tersebut pernah di-custom. Caranya dengan memotong bagian tersebut. Penjual bisa jadi akan menyambungkan kembali potongan lama sebelum ia memutuskan untuk menjual motor. 

2. Pemeriksaan Segitiga Setang   

Bagian rangka motor yang perlu Anda perhatian selanjutnya adalah segitiga setang. Komponen tersebut rentan terdampak kecelakaan. 

Anda perlu memastikan bahwa tidak ada bagian segitiga setang yang dilas. Karena ada bagian-bagian yang seharusnya tidak dilas. Perhatikan juga bentuknya apakah masih presisi atau tidak. 

Anda harus benar-benar memperhatikan ada tidaknya kerusakan rangka motor karena akan mempengaruhi kestabilan dalam berkendara. Untuk memastikan performa rangka motor lebih lanjut, Anda dapat melakukan tes ride. .  

3. Mengetahui Ada Tidaknya Bekas Las 

Untuk mengetahui ada tidaknya bekas las pada rangka motor, Anda dapat memperhatikan ciri-ciri seperti permukaan yang tidak rata.

Kemudian terdapat pola bergelembung, garis lekukan atau titik-titik. Lalu warna cat berbeda atau menumpuk. 

Lihat bagian sambungan rangka motor, area bawah motor, dan footstep dengan teliti. Apabila ada bekas las maka kemungkinan motor pernah terjatuh atau pernah mendapatkan perbaikan yang besar. 

4. Warna Cat Tidak Sama  

Apabila rangka motor tersebut pernah dilas, umumnya akan dilakukan pengecatan ulang. Tanda-tandanya adalah warna lebih mengkilap atau kusam di area-area tertentu, terdapat cat  yang lebih tebal, cat tampak overspray atau menyebar ke area lainnya. 

5. Terdapat Bekas Amplas 

Sebelum dilas umumnya bagian rangka motor akan diamplas atau digerinda. Untuk mengetahuinya Anda harus perhatikan apakah ada garis-garis panjang yang kasar dan apakah permukaannya mengalami pengikisan.

6. Terdapat Bekas Las di Bagian yang Tidak Seharusnya  

Produsen membuat rangka motor dengan las yang presisi dan berada di titik tertentu. Apabila Anda melihat bekas las di area tengah pipa rangka motor, tulang bawah jok, dan dudukan mesin maka kemungkinan besar las tersebut bukan bawaan pabrik. 

7. Terdapat Penyok atau Retakan Kecil pada Rangka Motor 

Untuk mengetahuinya Anda perlu memeriksa area tulang tengah rangka motor, sambungan yang dekat dengan footstep, dan bagian dek bawah atau area depan tangki untuk motor sport. 

Apabila Anda menemukan penyok kecil atau garis retak maka kemungkinan besar muncul karena motor pernah jatuh. 

8. Terdapat Bekas Gesekan pada Rangka Motor 

Apabila motor pernah terjatuh, biasanya dapat meninggalkan bekas lecet yang panjang, bekas gesekan kasar, dan cat mengalami pengelupasan. 

Apabila bekas lecetnya mencapai rangka motor maka kemungkinan jatuh yang dialami motor cukup keras. 

Tips agar Pemeriksaan Rangka Motor Bekas Lebih Akurat 

Pemeriksaan rangka motor akan lebih akurat apabila Anda melakukan beberapa tips berikut:

  1. Menggunakan lampu senter untuk melihat ada tidaknya bekas las 
  2. Mengusap bagian rangka motor menggunakan tangan untuk merasakan ada tidaknya permukaan yang tidak rata 
  3. Membawa ke bengkel spooring motor untuk melakukan pengecekan presisi rangka motor
  4. Menggunakan laser alignment, biasanya bengkel besar memiliki alat ini

Tips Membeli Motor Bekas 

Selain memperhatikan kondisi rangka motor, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum benar-benar membeli motor bekas. Berikut beberapa di antaranya:

1. Lakukan Pengecekan Dokumen Motor 

Anda harus memastikan bahwa semua dokumen motor yang akan Anda beli masih lengkap dan legal atau sah. 

Dokumen yang dimaksud adalah STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan dan BPKB atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor asli. 

Pastikan juga bahwa data yang tercantum sesuai dengan motor yang akan Anda beli tersebut. 

Cek juga nomor rangka motor dan nomor mesin. Cocokkan dengan data yang ada dalam dokumen. Apabila ada ketidaksesuaian lebih baik batalkan. 

Agar semakin yakin Anda dapat mengecek status motor apakah ada kredit macet atau terlibat kasus pencurian melalui Samsat. 

2. Pengecekan Harga Pasar    

Apabila Anda mendapatkan penawaran motor bekas yang murah, sebaiknya jangan langsung tergiur. Anda harus melakukan riset harga motor bekas sesuai tipe yang Anda inginkan. 

Anda bisa melakukan pengecekan melalui situs jual beli, langsung ke dealer motor bekas, atau tanya di forum otomotif. 

Baca Juga : Anti Lebay! Ini Tips Repaint Cat Velg Motor atau Ganti Warna

Ketika Anda sudah mengetahui kisaran harga motor bekas tipe Anda maka Anda dapat menghindari penawaran yang terlalu murah atau mahal. 

3. Pengecekan Mesin Motor 

Selain rangka motor, bagian lain yang wajib Anda periksa adalah mesin motor. Anda bisa mengeceknya dengan menyalakan mesin. Lalu mendengarkan suaranya. 

Bunyi mesin motor yang masih bagus lebih stabil dan halus. Sementara mesin yang sudah tidak bagus bunyinya kasar bahkan berisik sekali. 

Periksa juga ada tidaknya kebocoran cairan motor. Kebocoran tersebut menjadi tanda bahwa terdapat masalah di komponen bagian dalam. 

4. Melakukan Test Ride 

Setelah melakukan pengecekan mesin dan rangka motor, Anda dapat meyakinkan diri dengan melakukan tes ride. Pengujian ini akan membantu Anda mengetahui kinerja motor lebih detail. 

Beberapa hal yang perlu Anda cek adalah akselerasi, kestabilan ketika berkendara, revpons gas, dan fungsi sistem pengereman. 

Membeli motor bekas tidak bisa sembarangan. Anda harus mempertimbangkan banyak hal termasuk melihat bekas las pada rangka motor akibat kecelakaan. 

Semua itu demi keselamatan dan agar Anda tidak rugi. Dapatkan berbagai tips dan informasi mengenai kendaraan motor maupun mobil hanya di Blog Suzuki.

 

Sumber gambar:

Surya aji prastyo - https://www.shutterstock.com/image-photo/clean-paint-on-frame-using-grinder-2589022229

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat